Selamat datang di Blog Pembelajaran Matematika Fattaku Rohman, S.Pd. "Update, Download, and Share"

Finalis Lomba PendiKarBang Nasional 2016

Delapan Guru Provinsi Jambi Lolos Bimtek Tingkat Nasional Lomba PendiKarBang Tahun 2016

Guru Favorit Provinsi Jambi 2016 Road To Australia

Perlombaan Pembelajaran berbasis ICT Provinsi Jambi kembali dibuka, ini persyaratannya.

Penerima Hibah SEAMOLEC 2016

Program Bantuan Penelitian Berbasis ICT Tingkat Asia Tenggara SEAMOLEC telah diumumkan, berikut nama penerima

Pembukaan Gebyar TIK Berlangsung Sukses dan Meriah

pembukaan acara tahunan yang digelar BTIKP Disdik Jambi sukses digelar, simak beritanya disini

Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri beasiswa s1. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri beasiswa s1. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 Agustus 2014

Beasiswa Penuh StuNed Pemerintah Belanda, Tahun 2014-2015




Beasiswa StuNed merupakan program beasiswa pemerintah Belanda yang diperuntukkan untuk masyarakat Indonesia.
Program StuNed merupakan bagian dari kebijakan kerja sama pembangunan pemerintah Belanda yang bertujuan untuk mendukung pencapaian “UN Millenium Development Goals” pada tahun 2015. Kerangka kerja sama bilateral dengan Indonesia tercantum dalam Multi-Annual Policy Framework 2012 – 2015.

Bidang Studi

Beasiswa StuNed memprioritaskan lima bidang yaitu manajemen air (water management), ketahanan pangan (food security), sektor ekonomi (economy sector), sektor judisial (judicial sector), dan hak asasi manusia (human rights).
Namun, tidak ada batasan program studi yang anda bisa pilih sepanjang program studi tersebut ada dalam database Studyfinder.nl.  Dalam database Studyfinder, anda akan menemukan lebih dari dari1.500 program internasional yang seluruhnya diajarkan dalam bahasa Inggris, mulai dari seminar pelatihan singkat hingga program gelar sarjana dan master penuh. Selain itu yang perlu anda perhatikan bahwa anda hanya bisa memilih program studi Master (S2) dengan masa studi paling lama 2 tahun dengan biaya kuliah tidak lebih dari EUR 15.000 per tahun.

Jenjang Studi

Beasiswa StuNed menyediakan bantuan beasiswa untuk ptogram Mster (S2), Short Courses, In Country Short Courses, dan Tailor Made Training.

Sponsor Beasiswa

Beasiswa StuNed disediakan oleh pemerintah Belanda

Persyaratan

Persyaratan Umum Untuk Master (S2) dan Short Training
  • Warga Negara Indonesia, dibuktikan dengan: fotokopi KTP atau Kartu Dinas Pegawai Negeri
  • Diterima di salah satu program master yang diselenggarakan oleh institusi pendidikan tinggi di Belanda, dibuktikan dengan: Surat Penerimaan (letter of acceptance / admission letter) dari universitas di Belanda yang mencantumkan dengan jelas nama program studi, tanggal awal dan akhir program studi yang dipilih serta total biaya perkuliahan.
  • Pendidikan minimal S1 atau setara dan dapat menunjukkan bukti prestasi akademik (IPK min. 2,75); dibuktikan dengan: transkrip dan ijazah yang dilegalisir dengan tanggal dan tahun kelulusan tercantum didalamnya.
  • Pengalaman kerja (setelah lulus S1) minimal 2 tahun di institusi
terakhir,dibuktikan dengan: fotokopi Surat Keputusan pengangkatan pegawai (SK) atau kontrak kerja.
  • Persetujuan dari institusi; dibuktikan dengan: pernyataan resmi dari pimpinan institusi di atas materai yang menyatakan bahwa stafnya diizinkan untuk studi di Belanda. Pernyataan ini dituliskan di formulir StuNed.
  • Pernyataan bersedia mengikuti dan menyelesaikan seluruh perkuliahan selama menerima beasiswa yang dituliskan di formulir StuNed;
  • Memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang baik; dibuktikan dengan: hasil Internet Based Test (IBT) TOEFL dengan skor minimal 79, atau IELTS minimal 6.0.
  • Riwayat hidup (Curriculum Vitae) dengan menggunakan formulir standar yang terdapat di website;
  • Prioritas diberikan untuk staf mitra kerja Kedutaan Besar Belanda;
  • Tidak ada batas umur.
  • Nilai Beasiswa

    Beasiswa ini menutupi:
    • Biaya kuliah/pelatihan selama di Belanda
    • Biaya Akomodasi selama di Belanda
    • Biaya transportasi dari dan ke Belanda
    • Biaya asuransi kesehatan
    • Biaya Buku

    Durasi Beasiswa

    Beasiswa ini diberikan selama maksimal 2 tahun untuk program Master (S2) sedangkan untuk programShort Training tergantung pada masa training, maksimal 6 bulan.

    Formulir Aplikasi

    Anda bisa download Formulir Aplikasi dan Curriculum Vitae di sini.

    Batas Waktu Pendaftaran

    Untuk program Master (S2) 15 Maret 2014. Untuk program Short Training dan In Country Short Courses, 1 Maret 2014 (untuk pelatihan yang dimulai antara 1 Juli s/d 31 Desember);  1 Oktober 2014 (untuk pelatihan yang dimulai antara 1 Januari s/d 30 Juni)

    Cara Daftar dan Informasi Lebih Lanjut

    Untuk informasi lebih terperinci, silahkan kunjungi website resmi nesoindonesia, di sini.


    Beasiswa Orange Tulip Belanda, S1 dan S2, Tahun 2014-2015

    Beasiswa Orange Tulip (Orange Tulip Scholarships – OTS) telah dibuka kembali untuk periode 2014-2015. Pendanaan beasiswa ini diperoleh dari gabungan institusi pendidikan tinggi Belanda, perusahaan Belanda, dan pemerintah Indonesia. Beasiswa ini memberikan kesempatan kepada masyarakat Indonesia untuk menempuh pendidikan di negeri Belanda untuk jenjang Foundation, Bachelor (S1) dan Master (S2) dengan berbagai macam bidang studi yang anda bisa pilih.

    Bidang Studi
    Secara umum bidang studi yang ditawarkan oleh OTS sebagai berikut:
    • Agricultural sciences
    • Architecture and urbanism
    • Arts and Humanities
    • Communication and Information sciences
    • Design, art and music
    • Economics and business administration
    • Education
    • Engineering
    • Environmental sciences
    • Humanities
    • Law
    • Mathematics and computer science
    • Medicine and Health sciences
    • Natural sciences
    • Social and Behavioral sciences
    • Theology
    • Transport and communication
    Jenjang Studi
    • Foundation: Berbeda dengan beasiswa lain, Beasiswa Orange Tulip menyediakan programFoundation untuk anda yang belum memiliki kemampuan bahasa inggris yang mencukupi untuk langsung kuliah di perguruan tinggi Belanda. Program Foundation diadakan di Holland International Study Centre yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa inggris anda sambil memikirkan bidang studi yang cocok untuk anda.
    • Bachelor (S1).
    • Master (S2)
    Universitas dan Pusat Studi Tempat Kuliah
    Anda bisa memilih salah satu dari sekitar 50 perguruan tinggi di Belanda sebagai tempat kuliah, beberapa diantaranya:
    • Institute for Housing and Urban Development Studies (IHS), Erasmus University Rotterdam
    • Saxion University of Applied Sciences
    • VU University Amsterdam
    • Zuyd University of Applied Sciences
    • The Hague University of Applied Sciences
    • University of Twente
    • VU University Amsterdam
    • Saxion University of Applied Sciences
    Persyaratan Umum
    • Warga Negara Indonesia;
    • Memiliki ijazah terakhir dari institusi pendidikan non Belanda;
    • Tidak sedang menempuh studi atau bekerja di Belanda;
    • Tidak pernah menempuh studi atau bekerja di Belanda;
    •  Dapat berbahasa Inggris lisan dan tulisan dengan fasih (skor IELTS min. 6.0 atau Internet-based TOEFL min. 80). Mohon diperhatikan
    bahwa beberapa program studi yang ikut dalam Orange Tulip Scholarship mensyaratkan skor bahasa Inggris yang lebih tinggi.
  • Saat ini sedang menjalani proses pendaftaran atau sudah diterima di salah satu universitas di Belanda peserta OTS;
  • Memenuhi syarat-syarat khusus yang dibutuhkan oleh program studi peserta program Orange Tulip Scholarship.
  • Untuk persyaratan yang lebih lengkap silahkan klik di sini 
    Formulir Aplikasi
    Formulir Aplikasi beasiswa ini (OTS) bisa didownload di sini
    Batas Waktu Pendaftaran
    1 April 2014, kecuali untuk Radboud University Nijmegen, UvA – Graduate School of Social Sciences, VU University Amsterdam adalah 1 Maret 2014. Dan untuk Rotterdam School of Management, Erasmus University (RSM) adalah 15 Mei 2014.
    Jumlah Beasiswa
    Terdapat sekitar 86 beasiswa yang ditawarkan untuk tahun 2014-2015.
    Dokumen dan Pengiriman Aplikasi 
    Berkas softcopy:
    • Dalam bentuk Word atau PDF
    • Tiap file diberi nama jelas dalam bahasa Inggris: [document name] – [applicant's name]. Contoh: IELTS score sheet – Nyimas Fitriani
    • Total seluruh attachment maksimal 2MB
    • Dikirimkan melalui e-mail ke ots@nesoindonesia.or.id dengan subyek e-mail: OTS 2014-2015 Application – [skema] – [nama Anda]. Contoh: OTS 2014-2015 Application – Duisenberg school of finance – Nyimas Fitriani
    Berkas hardcopy:
    Seluruh dokumen dimasukkan ke dalam map plastik bening sebelum dimasukkan ke dalam amplop coklat. Dikirimkan ke kantor Neso Indonesia di Menara Jamsostek lt. 20, Jl. Gatot Subroto 38, Jakarta 12710.
    Informasi Lebih Lanjut
    Silahkan kunjungi website resmi beasiswa OTS di sini.

     

    Selasa, 16 September 2014

    Beasiswa Hasri Ainun Habibie untuk SMA dan S1 2014

    Yayasan Amal Abadi Beasiswa ORBIT Hasri Ainun Habibie (YAAB-ORBIT HAH) adalah  lembaga non profit yang menyelenggarakan program beasiswa bantuan biaya studi kepada pelajar/mahasiswa yang berprestasi namun memiliki kendala dalam membiayai pendidikannya selama 1 (satu) tahun.
    Bahwa berdasarkan Risalah Berita Acara Rapat Pengurus jo. Surat Keputusa Pengurus, tentang perubahan nilai bantuan beasiswa periode 2014-2015, memutuskan hal-hal sebagai berikut:

    a.   Menghapuskan pemberian beasiswa kepada ANBIM untuk jenjang SD, SLTP dan D3.

    b.   Memberikan dana bantuan beasiswa Yayasan AAB-ORBIT HAH kepada ANBIM jenjang SMU dan S-1.

    c.    Jenjang SMU sebesar Rp. 250.000,-,-(dua ratus lima puluh ribu rupiah) :

    d.    Jenjang S-1 sebesar Rp. 400.000,-,-(empat ratus ribu rupiah) :
    Waktu Pengajuan Beasiswa adalah tanggal 1 Juli 2014 s/d 30 September 2014, dikirim langsung ke alamat sekretariat kami atau bisa dikirimkan melalui jasa Pos.

     
    Download Formulir A-1 ( Beasiswa untuk SMA/Sederajat)
    Download Formulir A-2 (Beasiswa untuk S-1)
    Syarat-syarat :
    1)      Memiliki keterbatasan dalam biaya pendidikan.
    2)      Tidak sedang menerima beasiswa dari lembaga lain.
    3)      Minimal duduk di kelas II SMU/sederajat dengan rata-rata raport persemester minimal 8.00.
    4)      Minimal duduk di semester V dengan IPK minimal 3.)
    “Nilai rata-rata raport IPK bisa kurang, bagi anak dari keluarga kurang/tidak mampu”
    5)      Aktif di kegiatan Intra atau Ekstra sekolah/kampus (tidak menjadi prioritas)
    6)      Bersedia memenuhi kewajiban serta berperan aktif dalam kegiatan YAAB-ORBIT HAH

    Data-data yang harus dikirim  :
    1)      Formulir yang telah diisi lengkap disertai dengan stempel dan tanda tangan pihak sekolah/kampus.
    2)    Surat permohonan berisi data diri, kondisi ekonomi keluarga dan alasan pengajuan beasiswa.
    3)      Foto kopi raport/IP per-semester (mulai dari sem. 1 s.d sem. terakhir diterima).
    4)      Surat keterangan tidak mampu minimal dari RT setempat.
    5)   Slip gaji (jika orangtua PNS/Karyawan Swasta/buruh PT) atau surat keterangan penghasilan orangtua yang disahkan/diketahui oleh RT, bisa digabung dengan surat keterangan tidak mampu, (jika orangtuaburuh harian lepas/wiraswasta dll).
    6)    Foto kopi kartu keluarga (KK) terbaru atau dilegalisir RT.
    7)      Foto kopi Kartu Tanda Pengenal (KTP) atau kartu pelajar (jika belum memiliki KTP). 
    8)      Foto terbaru ukuran 3 x 4 sebanyak 1 lembar (ditempel di Formulir bagian muka).
    9)      Foto copy surat kematian orangtua (Jika orangtua sudah meninggal dunia).
    10)  Surat keterangan aktif di komunitas, unit Kegiatan di sekolah atau di kampus atau di lingkungan.
    11)  Foto copy surat tunggakan SPP dari sekolah/kampus (jika ada tunggakan).
    12)  Data Penunjang lainnya seperti fotokopi piagam, sertifikat, dll.
    * Kelengkapan data dapat menentukan hasil seleksi.

    Informasi lebih lanjut dapat diperoleh dengan menghubungi :
    Sekretariat YAAB-ORBIT HAH
    Wisma Nugra Santana Lt. 9 (Ruang  MPI)
    Jl. Jenderal Sudirman Kav. 7-8 Jakarta Pusat 10220
    Telp/Fax : (021) 5720641
    Email: yaab-orbitpusat@yahoo.com

    Selasa, 19 Agustus 2014

    PROGRAM BEASISWA S2 LUAR NEGERI KEMENTERIAN KOMINFO TAHUN 2014


    Kementerian Komunikasi dan Informatika pada Tahun 2014 kembali membuka kesempatan dan menyediakan beasiswa pendidikan S2 di luar negeri bagi PNS di lembaga kementerian dan non-kementerian termasuk PNS TNI/ POLRI, baik di lingkungan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah serta karyawan / karyawati swasta yang bekerja di bidang TIK.
    Persyaratan :
    1. Lulusan sarjana (S1)
    2. Memiliki IPK minimal 2.90 (dari skala 4)
    3. Memiliki nilai Institutional TOEFL (ITP) minimal 570 atau IELTS minimal 6.5
    4. Memiliki nilai Tes Potensi Akademik (TPA) minimal 550
    5. Mendapat rekomendasi dari pejabat yang berwenang
    6. Diutamakan :
      1. Memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun
      2. Berusia maksimal 35 tahun
      3. Belum memiliki gelar dan tidak sedang menerima beasiswa lain dan/atau sedang mengikuti program pendidikan S2
      4. Memiliki Unconditional Offer dari Universitas sesuai dengan daftar bidang studi yang ditetapkan.
    Pendaftaran akan dibuka pada tanggal 2 Januari 2014 dan ditutup pada 15
    Februari 2014 di situs http://balitbang.kominfo.go.id/balitbang/beasiswa/pendaftaran/beasiswa-luar-negeri/daftar-online/ dan penyerahan berkas lamaran beasiswa paling lambat tanggal 15 Februari 2014 (cap pos).


    Pelamar Program Beasiswa didorong untuk melamar bidang studi di universitas negara tujuan studi sesuai daftar yang ditetapkan oleh Balitbang Kominfo. Daftar bidang studi, universitas dan negara tujuan studi dapat dilihat disini.


    Informasi lebih lanjut mengenai Program Beasiswa ini dan formulir pendaftaran dapat di download di website www.balitbang.kominfo.go.id/beasiswa

    Selasa, 21 Juli 2015

    Prestasi Indonesia yang membanggakan dari International Biology Olympiad (IBO) 2015


    Jakarta - Tidak pernah terbesit dalam benak siswi SMA Kharisma Bangsa, Maria Patricia Inggriani bisa membawa medali emas dari International Biology Olympiad (IBO) di Aarhus, Denmark. Berkompetisi dengan 241 siswa dari 61 negara diakuinya bukanlah hal mudah seperti membalikkan telapak tangan.

    Meski sudah banyak mengantongi prestasi di berbagai lomba tingkat nasional dan internasional, namun tidak membuat anak ketiga dari empat bersaudara pasangan Suryawan (52) dan Ninik (51) ini jumawa. Seperti anak-anak pada umumnya, Maria tetap sempat merasa gelisah.

    "Nggak nyangka karena ada tes praktikum dan teori. Pas praktikum oke, tapi pas teori aku sakit perut. Sebelahku suka ketok-ketok (meja) jadi keganggu, tapi nggak tahu kenapa malah dapat nilai tinggi," cerita Maria saat membagi pengalamannya di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (20/7/2015).

    "Teman-teman sangat membantu. Ini semua karena teman-teman juga," imbuhnya.

    Diakui Maria, adapun kompetitor terberatnya adalah peserta asal Amerika Serikat, Korea, Singapura dan Taiwan. Pasalnya, negara-negara itu sudah mengaplikasikan teknologi memadai di setiap kelas praktikum. Sehingga, siswa tidak lagi kelimpungan karena sudah terbiasa.

    "Kalau di USA, pelajaran sekolahnya sudah pakai alat canggih seperti kuliah jadi siap untuk ikut olimpiade, kalau sekolah kita kan jarang," terang dia.

    Akan tetapi, keterbatasan bukanlah menjadi penghalang para siswa dalam negeri untuk terus maju berprestasi. Dari kacamatanya, Maria melihat pemerintah Indonesia sudah cukup baik memfasilitasi para siswa-siswi sekolah dari tingkat dasar hingga atas untuk ikut lomba-lomba di kancah internasional.

    "Kalau dibandingkan negara lain, Indonesia sudah berada di tingkat rata-rata. Jadi ada negara yang lebih buruk dari Indonesia dan tidak mengakomodasi. Cukup baik saya rasa," tutur Maria.

    Perempuan yang memiliki cita-cita sebagai dokter ini pun menyemangati para generasi muda bangsa untuk tidak mudah menyerah mengejar keberhasilan.

    Jatuh bangun dalam prosesnya, kata Maria, merupakan hal biasa yang dialaminya. Tidak jarang pula, sebagian waktunya habis untuk mengejar ketertinggalan materi pelajaran di sekolahnya saat dia mengikuti pelatihan nasional (pelatnas) sebelum olimpiade. Sementara anak-anak seusianya asyik berkesempatan kongkow dari satu mall ke mall lainnya.

    Namun dia tidak menyesali keadaannya. Justru dia sangat bersyukur karena diberi talenta dan kesempatan untuk terus mengembangkan diri saat mengikuti pelatnas, karena bisa memperdalam pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dari materi di sekolahnya.

    "(Di pelatnas) Pelajaran 3 tahun dipadatin jadi seperti 6 bulan. Saat teman-teman lagi istirahat, aku belajar untuk kejar PR-PR sekolah selama ikut olimpiade," kata Maria.

    Sebagai penghargaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengganjar para juara olimpiade dengan memberikan beasiswa penuh untuk melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi. Di mana, medali emas akan mendapat beasiswa penuh sampai menempuh pendidikan hingga program doktoral (S3), medali perak sampai program pascasarjana (S2) dan medali perunggu sampai lulus program sarjana (S1).

    Maria menyambut baik hadiah dari pemerintah Indonesia. Dia berharap proses kepengurusan beasiswa tersebut tidak berbelit nantinya.

    "Katanya ada beasiswa sampai S3, saya berharap mudah ngurusnya," pungkasnya.

    sumber:http://detik.com